Menu

+85595957178

Line: Liga178

Pin BB : 335A487C

24 Hours

0 Comments

Cara Warga Bali Melestarikan Alam Dengan Tolak Reklamasi

Reklamasi adalah proses pembuatan daratan baru dari dasar laut atau dasar sungai. Rencana reklamasi Teluk Benoa. Kuta Selatan, Badung hingga kini tetap saja menjelma menjadi polemik berkepanjangan. Cara Warga Bali Melestarikan Alam Dengan Tolak Reklamasi Meskipun penolakan terhadap rencana itu datang dari berbagai kalangan masyarakat Bali, toh Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika tetap bertahan dengan keputusannya menerbitkan SK izin reklamasi. Belakangan DPRD Bali juga mendesak Gubernur mencabut SK izin reklamasi. Tapi, sejumlah kalangan menilai sikap DPRD Bali juga tidak tegas meminta Gubernur mencabut SK izin reklamasi. Sikap para pemimpin dan elite politik

Bali yang ngotot maupun abu-abu itu kini tak pelak membiakkan berbagai kecurigaan di masyarakat. Tak sedikit yang percaya terjadi “perselingkuhan kelas tinggi” di balik rencana reklamasi Teluk Benoa. Kondisi ini memunculkan keprihatinan mendalam. Para pemimpin dan politisi yang diharapkan bisa menjadi benteng. Untuk menjaga alam, budaya, dan kehidupan masyarakat Bali tak berdaya di hadapan para pemodal.

Peninggian muka air laut karena area yang sebelumnya berfungsi sebagai kolam telah berubah menjadi daratan.

Akibat Bila Tolak Reklamasi Yang Terjadi Di Bali

Akibat peninggian muka air laut maka daerah pantai lainnya rawan tenggelam. Setidaknya, air asin laut yang naik ke daratan membuat banyak tanaman yang mati, Mematikan area persawahan dari fungsi untuk bercocok tanam. Hal ini banyak terjadi di wilayah pedesaan pinggir pantai.

Akibat sejenis dari point kedua di atas adalah cepatnya peninggian muka air di lokal luar areal lahan reklamasi. Juga rawan tenggelam karena air hujan yang semestinya cepat sampai ke laut menjadi tertahan oleh daratan reklamasi sehingga juga mengalami banjir perkampungan pantai.

Rusaknya tempat hidup hewan dan tumbuhan pantai sehingga keseimbangan alam menjadi terganggu. Apabila gangguan dilakukan dalam jumlah besar maka dapat memengaruhi perubahan cuaca serta kerusakan planet Bumi secara signifikan.

Beberapa tujuan reklamasi teluk Benoa menurut pemerintah.

akan dimanfaatkan untuk kawasan nelayan dan pertokoan tepi laut. Kawasan hunian dan hotel mangrove eco chalet, kawasan olahraga air dan waterfront. Kawasan taman botanical, Pulau Pudut, kawasan kultur dan pura dan kawasan pusat belanja.

Status terkini dari perkembangan proyek reklamasi Teluk Benoa berada dalam. Tahap izin lingkungan yang diperoleh dari dokumen analisis dampak lingkungan atau disebut AMDAL. Yang dikaji oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sejak awal tahun 2016, terdapat banyak kabar soal pengumuman hasil kajian AMDAL oleh Kementerian Lingkungan Hidup, akan tetapi sampai sekarang belum terdapat kepastian kelanjutan proyek reklamasi Teluk Benoa Agen Tembak Ikan.

Baca Juga : Untung Besar Dengan Berburu Naga Di Fishing Hunter

Tuntutan warga bali mengenai reklamasi teluk benoa.

Kami dari Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa dengan ini memberikan tanggapan terhadap pernyataan Sekda Pemerintah Provinsi Bali, Cokorda Ngurah Pemayun sebagaimana dimuat berbagai media massa. Pada pokoknya Cokorda Ngurah Pemayun meminta kepada rakyat Bali yang menolak reklamasi Teluk Benoa untuk menunjukkan kajian ilmiah.

Cara Warga Bali Melestarikan Alam Dengan Tolak Reklamasi Berikut kutipan lengkap pernyataan Sekda Provinsi Bali, “Kepada kelompok yang menolak, para politisi dan komunitas apa pun. Tunjukanlah kajian ilmiah Anda kenapa harus menolak. Jangan hanya asal menolak. Pokoknya reklamasi Teluk Benoa ditolak. Ini yang tidak kita inginkan.”

Berkaitan dengan hal tersebut kami akan menyampaikan 1 fakta sebagai berikut:

Kami, ForBALI, adalah gabungan masyarakat sipil lintas sektoral yang terdiri dari lembaga dan individu baik Masyarakat Adat. Pemuda Adat, Mahasiswa, LSM, seniman, pemuda dan individu-individu. Yang peduli lingkungan hidup dan mempunyai keyakinan bahwa Reklamasi Teluk Benoa adalah kebijakan penghancuran bagi kelestarian laut beserta. Isinya serta lingkungan di Bali. ForBALI merupakan salah satu forum yang kurang lebih selama tiga tahun belakangan memprotes dan melakukan penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa sehingga kami merasa sebagai salah satu pihak yang dituju oleh pernyataan Sekda Provinsi Bali tersebut.

ForBALI dalam melakukan protes dan penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa berpegang teguh terhadap hasil riset dan kajian. Di antaranya adalah kajian pemodelan dari Conservation International. Dan juga hasil riset tentang kawasan suci Teluk Benoa yang dilakukan ForBALI dan dikuatkan oleh keputusan. Sabha Pandita Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) yang menyatakan Teluk Benoa sebagai kawasan suci.

Selanjutnya Agen Casino Online di dalam pembahasan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) pada 29 Januari 2016, sebagai tanggapan dan argumentasi penolakan ForBALI atas proses AMDAL rencana reklamasi Teluk Benoa, ForBALI juga menyampaikan kajian-kajian berkaitan dengan Sosial Budaya, Kebencanaan, Lingkungan Hidup dan juga dari segi pariwisata mengapa ForBALI menolak rencana reklamasi Teluk Benoa.

Tag: , , , , , , ,
Agen Tembak Ikan Online
Tembak Ikan